text

TRANSLATE

Selasa, 29 Desember 2015

Pengertian Arus Listrik AC dan DC


Pengertian arus listrik



Listrik merupakan energi yang dapat disalurkan melalui penghantar berupa kabel, adanya arus listrik dikarenakan muatan listrik mengalir dari saluran positif ke saluran negatif. Dalam kehidupan manusia listrik memiliki peran yang sangat penting. Selain digunakan sebagai penerangan listrik juga digunakan sebagai sumber energi untuk tenaga dan hiburan, contohnya saja pemanfaatan energi listrik dalam bidang tenaga adalah motor listrik. Keberadaan listrik yang sangat penting dan fital akhirnya saat ini listrik dikuasai oleh negara melalui perusahaan yang bernama PLN.

Listrik sendiri dibagi menjadi dua jenis yaitu arus listrik AC dan DC. Dalam artikel singkat ini akan membahas mengenai apa yang dimaksud dengan arus listrik AC dan DC beserta contoh pemanfaatan keduanya. Untuk memudahkan pembaca artikel ini akan saya bagi menjadi beberapa bagian, yang pertama saya akan menjelaskan apa yang dimaksud dengan arus listrik AC dan contoh penggunaannya, kemudian yang kedua saya akan membahas pengertian listrik DC dan contoh penggunaannya.

Pengertian Arus Listrik AC

Arus listrik AC (alternating current), merupakan listrik yang besarnya dan arah arusnya selalu berubah-ubah dan bolak-balik. Arus listrik AC akan membentuk suatu gelombang yang dinamakan dengan gelombang sinus atau lebih lengkapnya sinusoida. Di Indonesia sendiri listrik bolak-balik (AC) dipelihara dan berada dibawah naungan PLN, Indonesia menerapkan listrik bolak-balik dengan frekuensi 50Hz. Tegangan standar yang diterapkan di Indonesia untuk listrik bolak-balik 1 (satu) fasa adalah 220 volt. Tegangan dan frekuensi ini terdapat pada rumah anda, kecuali jika anda tidak berlangganan listrik PLN.
Tegangan AC dapat meningkat atau menurun dengan transformator. Penggunaan tegangan yang lebih tinggi menyebabkan signifikan transmisi yang lebih efisien daya. Rugi daya dalam konduktor adalah produk dari kuadrat arus (I) dan resistensi (R) konduktor, dijelaskan dengan rumus
Description:  P_{\rm L} = I^2 R \, . Ini berarti bahwa ketika transmisi daya tetap pada kawat yang diberikan, jika saat ini dua kali lipat, daya yang hilang akan empat kali lebih besar.

Daya yang ditransmisikan sama dengan produk dari arus dan tegangan (dengan asumsi tidak ada perbedaan fasa); yaitu,
Description: P_{\rm T} = IV \, . Dengan demikian, jumlah yang sama daya dapat ditransmisikan dengan arus yang lebih rendah dengan meningkatkan tegangan. Oleh karena itu menguntungkan ketika transmisi sejumlah besar kekuatan untuk mendistribusikan listrik dengan tegangan tinggi
Efek pada frekuensi tinggi
 Efek kulit
Sebuah arus searah mengalir merata di seluruh penampang kawat seragam. Arus bolak frekuensi setiap dipaksa menjauh dari pusat kawat itu, ke permukaan luarnya. Hal ini karena percepatan muatan listrik dalam arus bolak-balik menghasilkan gelombang radiasi elektromagnetik yang membatalkan propagasi listrik menuju pusat bahan dengan konduktivitas yang tinggi.
Pada frekuensi yang sangat tinggi saat ini tidak lagi mengalir di kawat, namun efektif mengalir di permukaan kawat, dalam ketebalan kedalaman kulit beberapa. Kedalaman kulit ketebalan di mana kepadatan saat ini dikurangi dengan 63%. Bahkan pada frekuensi yang relatif rendah digunakan untuk transmisi listrik (50-60 Hz), distribusi non-seragam saat masih terjadi pada konduktor yang cukup tebal. Sebagai contoh, kedalaman kulit konduktor tembaga adalah sekitar 8.57 mm pada 60 Hz, konduktor arus begitu tinggi biasanya berongga untuk mengurangi massa dan biaya mereka.

Contoh pemanfaatan listrik AC

Pemanfaatan listrik AC sebenarnya sangatlah banyak. Untuk mempermudah sebenarnya anda dapat melihat barang-barang yang ada dirumah anda, perhatikanlah bahwa semua barang yang menggunakan listrik PLN berarti telah memanfaatkan listrik AC. Sebagai pengaman listrik AC yang ada dirumah anda, biasanya pihak PLN menggunakan pembatas sekaligus pengaman yaitu MCB (miniature circuit breaker). Meskipun demikian tak semua barang yang anda lihat menggunakan listrik AC,




pengertian arus listrik DC

Arus listrik DC (Direct current) merupakan arus listrik searah. Pada awalnya aliran arus pada listrik DC dikatakan mengalir dari ujung positif menuju ujung negatif. Semakin kesini pengamatan-pengamatan yang dilakukan oleh para ahli menunjukkan bahwa pada arus searah merupakan arus yang alirannya dari negatif (elektron) menuju kutub positif. Nah aliran-aliran ini menyebabkan timbulnya lubang-lubang bermuatan positif yang terlihat mengalir dari positif ke negatif.
definisi arus DC
Istilah DC digunakan untuk merujuk pada sistem tenaga yang menggunakan hanya satu polaritas tegangan atau arus, dan untuk merujuk pada, nol-frekuensi konstan, atau perlahan-lahan bervariasi nilai rata-rata lokal tegangan atau arus. [4] Sebagai contoh, tegangan sumber tegangan DC konstan seperti saat ini melalui sumber arus DC. The DC solusi dari suatu rangkaian listrik adalah solusi di mana semua tegangan dan arus yang konstan. Hal ini dapat ditunjukkan bahwa setiap tegangan stasioner atau gelombang arus dapat diuraikan ke dalam sejumlah komponen DC dan waktu-bervariasi nol berarti komponen; komponen DC didefinisikan sebagai nilai yang diharapkan, atau nilai rata-rata tegangan atau arus atas semua waktu.
Meskipun DC singkatan dari "arus searah", DC sering merujuk pada "polaritas konstan". Berdasarkan definisi ini, DC tegangan dapat bervariasi dalam waktu, seperti yang terlihat dalam output baku penyearah atau sinyal suara berfluktuasi pada saluran telepon.
Beberapa bentuk DC (seperti yang dihasilkan oleh regulator tegangan) hampir tidak memiliki variasi tegangan, tetapi masih mungkin memiliki variasi dalam output daya dan arus.

Contoh pemanfaatan listrik DC
Listrik DC (direct current) biasanya digunakan oleh perangkat lektronika. Meskipun ada sebagian beban selain perangkat elektronika yang menggunakan arus DC (contohnya; Motor listrik DC) namun kebanyakan arus DC digunakan untuk keperluan beban elektronika. Beberapa beban elektronika yang menggunakan arus listrik DC diantaranya: Lampu LED (Light Emiting Diode), Komputer, Laptop, TV, Radio, dan masih banyak lagi. Selain itu listrik DC juga sering disimpan dalam suatu baterai, contohnya saja baterai yang digunakan untuk menghidupkan jam dinding, mainan mobil-mobilan dan masih banyak lagi. Intinya kebanyakan perangkat yang menggunakan listrik DC merupakan beban perangkat elektronika.

 Kelebihan dan Kekurangan arus AC

  • Kekurangan AC tidak dapat dibawa, hal ini karena arus AC tidak bisa ditempatkan pada suatu wadah seperti baterai dan lainnya.
  • Kelebihan arus AC adalah dapat dirubah jumlah skala tegangannya, baik itu dinaikkan dan diturunkan.
Kelebihan dan Kekurangan arus DC

  • Kekurangan arus DC adalah adanya keterbatasan pasokan listrik, maka dari itu perlu melakukan isi ulang/cas
  • Kelebihan arus DC adalah dapat dibawa kemana saja.
  

     Description: http://www.instalasilistrikrumah.com/wp-content/uploads/2011/04/Simbol-Listrik-AC-dan-DC.png



1.RECTIFIER
Rectifier adalah sebuah perangkat yang berfungsi untuk merubah tegangan bolak balik (AC) menjadi tegangan searah (DC).

Tegangan perangkat telekomunikasi hampir 85% menggunakan tegangan DC, dimana polaritas tegangan ini menggunakan negative (-).
Standart Tegangan kerja pada perangkat telkomsel adalah 54,3V.


Karakteristik Rectifier / Wiring Diagram Rectifier
Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiem-Fn8ffjbzkBOwPKEd2piN4wzkaLO5_I9ta2c3fV3xrQ69uZKyhnTUpoznvFab-8y6QuAtbe484_uYSKSCCqOuXdzfisLEenXkxnBmqICC2rN7GmB51QBJpN_fbIdRTWQYDZJK_FjV4/s320/Wiring+Rectifier.jpg

Setengah gelombang rectifair
Dalam gelombang setengah rektifikasi pasokan fase tunggal, baik setengah positif atau negatif dari gelombang AC berlalu, sementara separuh lainnya diblokir. Karena hanya satu setengah dari gelombang masukan mencapai output, berarti tegangan lebih rendah. rectifair setengah gelombang membutuhkan dioda tunggal dalam catu daya tunggal-fase, atau tiga pasokan tiga fase. Rectifier menghasilkan searah tapi berdenyut arus searah; rectifier setengah gelombang menghasilkan jauh lebih riak dari penyearah gelombang penuh, dan masih banyak lagi penyaringan yang diperlukan untuk menghilangkan harmonisa dari frekuensi AC dari output.
Spesifikasi Rectifier pada Telekomunikasi :


Gambar
Output tanpa beban tegangan DC setengah gelombang rectifair ideal untuk tegangan input sinusoidal adalah
Description: http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/5/58/Halfwave.rectifier.en.svg/600px-Halfwave.rectifier.en.svg.png
Tiga-fase rectifier
3-phase AC input, setengah dan penuh gelombang dikoreksi DC Output bentuk gelombang
Single-fase rectifier biasanya digunakan untuk pasokan listrik untuk peralatan rumah tangga. Namun, untuk sebagian besar aplikasi industri dan daya tinggi, tiga fase sirkuit rectifier adalah norma. Seperti fase tunggal rectifier, tiga fase rectifier dapat mengambil bentuk sirkuit setengah gelombang, sirkuit gelombang penuh menggunakan transformator pusat-mengetuk, atau rangkaian jembatan gelombang penuh.
Thyristor biasanya digunakan di tempat dioda untuk membuat sirkuit yang dapat mengatur tegangan output. Banyak perangkat yang menyediakan arus searah benar-benar menghasilkan tiga fase AC. Sebagai contoh, sebuah alternator mobil berisi enam dioda, yang berfungsi sebagai penyearah gelombang penuh untuk pengisian baterai.
Tiga-fase, sirkuit setengah gelombang
Sebuah terkendali tiga fase, sirkuit setengah gelombang memerlukan tiga dioda, satu terhubung ke setiap tahap. Ini adalah jenis yang paling sederhana dari tiga fase penyearah tetapi menderita distorsi harmonik yang relatif tinggi pada kedua koneksi AC dan DC. Jenis rectifier dikatakan memiliki nomor tiga, karena tegangan output pada sisi DC berisi tiga yang berbeda per siklus frekuensi jaringan.
Tiga-fase, sirkuit gelombang penuh menggunakan pusat-mengetuk transformator
Jika pasokan AC diumpankan melalui transformator dengan pusat tekan, sirkuit penyearah dengan peningkatan kinerja harmonik dapat diperoleh. Rectifier ini sekarang memerlukan enam dioda, satu terhubung ke setiap ujung masing-masing transformator gulungan sekunder. Sirkuit ini memiliki pulsa nomor enam, dan pada dasarnya, dapat dianggap sebagai enam fase, sirkuit setengah gelombang.

Sebelum perangkat solid state menjadi tersedia, sirkuit setengah gelombang, dan rangkaian gelombang penuh menggunakan transformator pusat-mengetuk, yang sangat umum digunakan dalam penyearah industri menggunakan katup merkuri-busur. [4] Hal ini karena tiga atau enam AC input pasokan bisa diberi makan dengan angka yang sesuai elektroda anoda pada tangki tunggal, berbagi katoda umum.

Gambar Tiga-fase setengah gelombang rangkaian penyearah menggunakan thyristor sebagai elemen switching, mengabaikan pasokan induktansi
Description: http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/6/63/3_phase_half_wave_rectifier.png/300px-3_phase_half_wave_rectifier.png


Keluaran perataan rectifier

AC input (kuning) dan DC output (hijau) dari penyearah setengah gelombang dengan smoothing kapasitor. Perhatikan riak dalam sinyal DC.
Sementara setengah gelombang dan pembetulan gelombang penuh dapat memberikan arus searah, tidak menghasilkan tegangan konstan. Memproduksi stabil DC dari suplai AC diperbaiki membutuhkan sirkuit smoothing atau filter. [6] Dalam bentuk yang paling sederhana ini dapat hanya kapasitor waduk atau smoothing kapasitor, ditempatkan pada output DC dari rectifier. Masih ada komponen tegangan riak AC pada frekuensi catu daya untuk penyearah setengah gelombang, dua kali lipat untuk gelombang penuh, di mana tegangan tidak sepenuhnya merapikan.
Untuk membatasi riak ke nilai yang ditentukan ukuran kapasitor yang diperlukan sebanding dengan arus beban dan berbanding terbalik dengan frekuensi pasokan dan jumlah puncak output dari penyearah per siklus input. Arus beban dan frekuensi pasokan umumnya di luar kendali perancang sistem penyearah tetapi jumlah puncak per siklus input dapat dipengaruhi oleh pilihan desain rectifier.

Sebuah penyearah setengah gelombang hanya memberikan satu puncak per siklus, dan untuk ini dan alasan lainnya hanya digunakan dalam pasokan listrik yang sangat kecil. Sebuah penyearah gelombang penuh mencapai dua puncak per siklus, yang terbaik mungkin dengan input fase tunggal. Untuk input tiga fase jembatan tiga fase memberikan enam puncak per siklus. Jumlah yang lebih dari puncak dapat dicapai dengan menggunakan jaringan transformator ditempatkan sebelum rectifier untuk mengkonversi ke urutan fase yang lebih tinggi.















2. INVERTER
Inverter adalah sebuah perangkat yang berfungsi untuk merubah tegangan Searah (DC) menjadi tegangan Bolak Balik (AC). berbanding terbalik dengan Rectifier yg merubah tegangan AC menjadi DC.
Spesifikasi Inverter
Tujuan dari Inverter ini adalah merubah tegangan DC rectifier menjadi tegangan AC.
Kenapa perangkat tidak menggunakan tegangan AC murni dari PLN ? Karena jika terjadi pemadaman listrik, perangkat bisa di back up oleh battery dari rectifier.
Karakteristik Inverter / Wiring Diagram Inverter

Description: https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhVMCqIc6l8Lvwf24hsG8Jm5w0UqJjKcfozA4iX8tojATJtuHpuyy5q3pO4ktDEmVdiYSwQCyXyTDULu3RqOYoj7VldyjdbAEOv-aImGEQNZZDYfZflWR9JK5HiuySIU1y7RNQZSc5D9tU/s320/Inverter.png

Pengertian Inverter dan Rectifier
Inverter berarti pembalik. Sehingga dengan pengertian ini, yang dimaksud dengan inverter adalah semua alat pembalik. Dalam istilah kelistrikan dikenal adanya AC Converter, rectifier, dan inverter. Konverter (to convert = mengubah) merupakan alat pengubah, baik dari DC ke AC (DC to AC Converter) maupun dari AC ke DC (AC to DC Converter). Rectifier berarti penyearah, alat ini berfungsi untuk menyearahkan tegangan AC (bolak-balik) menjadi tegangan DC (searah) atau AC to DC Converter. Sedangakan inverter secara istilah adalah kebalikan dari rectifier, kerjanya adalah membalikkan dari tegangan DC ke tegangan AC atau DC to AC Converter.
Jadi inverter adalah alat untuk mengubah sistem tegangan DC ke tegangan AC. Lebih spesifik lagi, fungsi inverter adalah mengubah tegangan masukan DC menjadi tegangan keluaran AC yang simetris dengan amplitudo dan frekuensi tertentu. Tegangan keluarannya dapat merupakan tegangan tetap maupun tegangan variabel dengan frekuensi tetap ataupun variabel pula. Dalam prakteknya, lebih banyak diperlukan inverter dengan amplitudo dan frekuensi tetap.
Inverter terdiri dari beberapa sirkuit penting yaitu sirkuit converter (yang berfungsi untuk mengubah daya komersial menjadi dc serta menghilangkan ripple atau kerut yang terjadi pada arus ini) serta sirkuit inverter (yang berfungsi untuk mengubah arus searah menjadi bolak-balik dengan frekuensi yang dapat diatur-atur). Inverter juga memiliki sebuah sirkuit pengontrol.
Inverter biasanya menggunakan rangkaian modulasi lebar pulsa (pulse width modulation–PWM). Inverter juga dapat dibedakan dengan cara pengaturan tegangannya, yaitu :
1. Jika yang diatur tegangan input konstan disebut Voltage Fed Inverter (VFI),
2. Jika yang diatur arus input konstan disebut Current Fed Inverter (CFI), dan
3. Jika tegangan input yang diatur disebut Variable dc linked inverter.
Efisiensi inverter
Efisiensi di artikan adalah arus murni yg keluar dari inverter. Sebagai contoh ada inverter dengan efisiensi 40% dan type watt inverter anda 1000 watt maka anda hanyabisa menggunakan sebesar 400 watt karna memang murninya 40% dan jika efisiensinya  85%-90% maka anda bisa menggunakannyasekitar 850-900 watt
Tiga-fase inverter dengan beban terhubung
Tiga-fase inverter digunakan untuk aplikasi variabel-frekuensi drive dan untuk aplikasi daya tinggi seperti transmisi listrik HVDC. Sebuah dasar tiga fase inverter terdiri dari tiga fase tunggal inverter beralih masing terhubung ke salah satu dari tiga terminal beban. Untuk skema kontrol yang paling dasar, operasi tiga switch dikoordinasikan sehingga satu switch beroperasi pada masing-masing 60 derajat titik gelombang keluaran mendasar. Hal ini menciptakan output gelombang line-to-line yang memiliki enam langkah. Enam-langkah gelombang memiliki langkah nol-tegangan antara bagian positif dan negatif dari gelombang persegi sehingga harmonik yang merupakan kelipatan tiga dieliminasi seperti dijelaskan di atas. Ketika teknik PWM berbasis pembawa diterapkan untuk enam langkah gelombang, bentuk dasar keseluruhan, atau amplop, gelombang dipertahankan sehingga 3 harmonik dan kelipatan nya dibatalkan.





Gambar Tiga-fase inverter dengan terhubung beban
Description: http://upload.wikimedia.org/wikipedia/en/thumb/c/c4/3-phase_inverter_cjc.png/180px-3-phase_inverter_cjc.png

Dengan tiga fase rectifier, dua atau lebih rectifier kadang-kadang dihubungkan secara seri atau paralel untuk mendapatkan tegangan yang lebih tinggi atau peringkat saat ini. Input penyearah dipasok dari transformer khusus yang menyediakan fase bergeser output. Ini memiliki efek fase perkalian. Enam fase diperoleh dari dua trafo, dua belas fase dari tiga transformator dan sebagainya. Sirkuit penyearah asosiasi tersebut rectifier 12, rectifier 18 dan sebagainya ...


Ketika sirkuit penyearah terkontrol dioperasikan dalam modus inversi, mereka akan diklasifikasikan dengan nomor juga. Sirkuit penyearah yang memiliki jumlah yang lebih tinggi telah mengurangi kandungan harmonik di AC arus masukan dan mengurangi riak dalam tegangan output DC. Dalam modus inversi, sirkuit yang memiliki nomor yang lebih tinggi memiliki kandungan harmonik yang lebih rendah dalam bentuk gelombang tegangan output AC.
»»  LANJUTKAN BACA...

MICROCONTROLLER

MICROCONTROLLER




I PENDAHULUAN

II.2.1 Latar Belakang

     Manusia merupakan makhluk hidup yang menginginkan segala sesuatu yang tampak bersih dan indah, salah satunya kebersihan lingkungan. Banyak manusia yang sadar dan banyak pula yang belum sadar akan kepeduliannya terhadap kebersihan lingkungan disekitarnya, hal tersebut dapat direfleksikan seperti masih banyaknya sampah yang berceceran di jalan dan juga di taman kota. Keadaan tersebut tentunya meresahkan bagi pengguna fasilitas publik.

   Tempat sampah yang sudah disediakan oleh instansi kebersihan hanya menjadi hiasan bisu dijalanan yang tidak terurus dan tidak menarik. Mungkin hal tersebut juga menjadi faktor yang menyebabkan manusia enggan untuk membuang sampah. Berkaca dari hal tersebut kesadaran setiap individu akan kebersihan lingkungan sangat diperlukan dan lebih ditingkatkan.

   Dalam meningkatkan kesadaran akan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan, kadang memerlukan cara yang unik agar tiap-tiap individu tertarik, sehingga tak segan untuk membuang sampah pada tempatnya. Cara unik tersebut yaitu dengan membuat Tempat Sampah Pintar “Smart Trash Bin”. Ini adalah sebuah tempat sampah pintar untuk sampah kering yang tutup tempat sampahnya dapat terbuka sendiri dan ketika sampah sudah dimasukkan serta tutup tempat sampah tertutup dengan sendirinya, sesaat itu pula akan menyampaikan sebuah pesan tentang menjaga lingkungan yaitu “Terima kasih karena telah membuang sampah pada tempatnya. Jaga selalu lingkungan disekitar anda.”

II.2.2 Perumusan Masalah

        Berdasarkan latar belakang diatas maka dapat dirumuskan permasalahan sebagai berikut :
Bagaimana membuat Tempat Sampah Pintar?
Bagaimana cara mengatur serta menyelaraskan masukan dan luaran pada Tempat Sampah Pintar?
Bagaimana pengaplikasiannya pada lingkungan masyarakat ?

II.2.3 Ruang Lingkup

     Berdasarkan rumusan masalah diatas, agar pembahasan terfokus pada perumusan masalah yang akan dibahas pada alat ini sebagai berikut :
Smart Trash Bin sebagai inovasi dari tempat sampah yang sudah ada, dengan wujud dan operasional yang menarik.
HC-SR 04 sebagai pendeteksi objek dengan jarak tertentu yang dapat diatur sesuai keinginan.

II.2.4 Tujuan
    Tujuan dari pembuatan alat ini adalah merancang dan membuat sistem kerja tempat sampah otomatis menggunakan komponen- komponen masukan dan luaran yang sudah diselaraskan agar dapat bekerja sesuai dengan harapan dan dapat mudah dioperasikan.




II METODOLOGI

II.1 Studi Pustaka Komponen

II.1.A Arduino Uno

     Arduino merupakan modul atau kit mikrokontroler yang bersifat sumber terbuka baik piranti keras maupun piranti lunaknya. Pengertian awam, Arduino merupakan komputer kecil yang dapat di program untuk memproses masukan dan luaran antara modul itu sendiri dengan komponen eksternal yang dihubungkan dengannya. Arduino memiliki kompilator program tersendiri menggunakan bahasa C++ yang dilengkapi dengan program pustaka yang memudahkan para pengguna untuk merancang suatu program. Perangkat kerasnya terdiri dari pengendali yang memiliki desain sederhana dengan Atmel AVR sebagai pengolah utama dan pintu masukan serta luaran yang langsung terpasang pada papan utamanya.
     Beberapa macam jenis Arduino dijual dipasaran, salah satunya Arduino Uno dengan tipe terbaru yaitu Arduino Uno R3. Modul ini memiliki 14 pin masukan/luaran (yang mana 6 dapat digunakan sebagai PWM output), 6 analog input, keramik resonator 16MHz, koneksi USB, power jack, header ICSP, dan tombol reset, memuat semua yang dibutuhkan untuk mendukung mikrokontroler. Arduino R3 dapat dihubungkan langsung ke komputer dengan kabel USB atau dengan mencatu dengan catu daya.



II.1.B HC SR-04

      Sensor HC SR-04 merupakan salah satu sensor yang digunakan untuk mendeteksi jarak. Berbeda dengan sensor jarak yang menggunakan inframerah, pada sensor HC SR-04 menggunakan sebuah gelombang ultrasonik sebagai pendeteksinya. Memanfaatkan pancaran gelombang ultrasonik dengan frekuensi 40Hz dengan bentuk gelombang cincin yang akan membentuk sudut 15° dari pusat pancaran yang kemudian ditangkap kembali untuk diproses guna mengetahui jarak yang dideteksi.


Gelombang Ultrasonik HC SR-04.

Dengan jarak pembacaan jarak dari 2cm hingga 400cm, pembacaan jarak akan sesuai dengan kenyataan apabila menggunakan rumus perhitungan yang tertera pada datasheet HC SR-04 yaitu cm = uS/58 atau inch = uS/148.


 Pengaktifan Trigger HC SR-04.

Sesuai pada gambar di atas pengaktifan trigger pada sensor HC SR-04 harus disesuaikan dengan anjuran dari datasheet, bahwa cukup mengaktifkan trigger selama 10 uS kemudian dinonaktifkan hingga proses pemancaran gelombang ultrasonik dari transmitter lalu ditangkap oleh receiver/echo selesai. Proses tersebut dianjurkan berlangsung selama 60mS agar proses pembacaan tidak lebih/kurang, sehingga nilai yang akurat didapatkan.


Modul Sensor HC SR-04.



II.1.LED

   LED (light emitting diode) adalah suatu semikonduktor yang mampu memancarkan cahaya monokromatik yang tidak koheren ketika diberi tegangan maju. Gejala ini termasuk bentuk elektroluminesensi. Warna yang dihasilkan bergantung pada bahan semikonduktor yang dipakai. Sama seperti dioda normal, Led terdiri dari sebuah chip yang diisi penuh, atau didopping untuk menciptakan sebuah struktur yang disebut P-N Junction. Panjang gelombang dari cahaya yang dipancarkan, dan oleh karena itu warnanya bergantung dari selisih pita energi dari bahan yang membentuk P-N junction.



    Tak seperti lampu pijar atau neon, Led memiliki kecendrungan pada polarisasinya. Chip LED mempunyai kutub positif dan negatif (P-N) dan hanya akan menyala bila diberikan arus maju. Ini dikarenakan LED terbuat dari bahan semikonduktor yang hanya akan mengalirkan arus listrik dari satu arah dan tidak berbalik. Karakteristik chip LED pada umumnya sama dengan karakteristik dioda yang hanya memerlukan tegangan tertentu untuk dapat beroperasi. Namun, bila diberi tegangan yang terlampau besar , LED akan rusak walaupun tegangan yang diberikan adalah tegangan maju.

III DIAGRAM










IV PENUTUP
Kesimpulan
Setelah dilakukan perancangan, pembuatan, serta pengujian dan analisis pada Tugas Akhir ini,dapat diambil kesimpulan sebagai berikut.
Sensor HC SR-04 tidak mengutamakan pendeteksian pada manusia, melainkan hewan dan objek lain selama mampu memantulkan kembali gelombang ultrasonik yang telah dipancarkan oleh transmitter sebesar 40Hz.
Pemantulan gelombang ultrasonik dari objek dibatasi dengan sudut pancaran gelombang ultrasonik sebesar 15° dari transmitter, sehingga tidak dari segala sudut gelombang ultrasonik mampu dipantulkan kembali.
Kemampuan solenoid dalam mendorong/menarik beban dibatasi dengan spesifikasi dari jenis-jenis solenoidnya, pada solenoid motorized tidak tertera beban maksimal hanya tegangan dan arus saja.

Modul perekam suara ISD 1760 mampu merekam dengan durasi yang telah tertera pada datasheet, bisa merekam lebih dari satu kalimat berbeda.
»»  LANJUTKAN BACA...

Jumat, 07 Desember 2012

MIKROPROSSESOR

mikroprossesor


Sejarah Mikroprosesor.

  • Th. 1946 : Komputer modern pertama dibuat di University of Pennsylvania USA yang disebut ENIAC (Electronics Numerical Integrator and Calculator
  • ENIAC terdiri dari 17.000 tabung hampa, 500 mil kabel, berat > 30 ton, dapat menjalankan 100.000 operasi per detik, diprogram dengan mengatur jalur kabel pada rangkaiannya.
  • Th. 1948 : Transistor pertama dibuat di Bell Labs, USA.
  • Th. 1958 : IC (Integrated Circuit) pertama dibuat oleh Jack Kilby dari Texas Instrument, USA.
  • Penemuan IC ini mendorong pengembangan IC Digital (1960), dan mikroprosesor pertama oleh Intel (1971)
  • Mikroprosesor pertama di dunia adalah Intel 4004 merupakan prosesor 4-bit, Kebanyakan Kalkulator masih berbasis mikroprosesor 4-bit.
  • Th. 1971 : Intel mengeluarkan mikroprosesor 8-bit yaitu Intel 8008.
  • Th. 1973 : Intel memperkenalkan mikroprosesor 8-bit modern pertama Intel 8080
  •  Th. 1977 : Intel memperkenalkan 8085 yang merupakan mikroprosesor 8-bit terakhir yang dibuat Intel dengan frek.clock dan kecepatan lebih tinggi.
  • Perusahaan lain yang mampu menyaingi Intel 8085 adalah Zilog Corporation dengan Z80.
  • Th. 1978 : Intel mengeluarkan mikroprosesor 16-bit yaitu 8086, setahun kemudian mengeluarkan 8088 dengan kecepatan eksekusi dan memori lebih besar dari 8085, serta mulai digunakannya cache memori (sistem antrian yang mengatur pemberian instruksi sebelum menjalankannya).
  • Intel 8086/8088 disebut juga CISC (Complex Instruction Set Computer) karena jumlah dan kompleksitas instruksinya.
»»  LANJUTKAN BACA...

Selasa, 27 November 2012

XII TEI

»»  LANJUTKAN BACA...

MULOK

Muatan Lokal (Mulok)

       KERJA PLAT
         Pada postingan kali ini penulis selaku siswa kelas XII Elektronika industri akan membahas pelajaran muatan lokal di kelas kami yaitu Kerja Plat,yang dimaksud Kerja Plat disini adalah pembuatan body peralatan elektronik seperti adaptor,amplifier dll dari plat besi tipis.dan kami baru saja menyelesaikan pengecatan plat yang kami buat yaitu kotak adaptor pada hari selasa lalu 20/11/2012.berikut ini penjelasannya

Alat yang dibutuhkan:
1.gunting besi
2.palu besi
3.palu karet
4.bor dan mata bor
5.alat pelipat plat
6.penggaris
7.penggores
8.pengikir
9.kompresor

Bahan yang dibutuhkan:
1.plat besi ukuran atas:26,2 x 12 ukuran bawah:33 x 15 (dalam cm)
2.cat minyak,untuk pengecatan
»»  LANJUTKAN BACA...

MKDSD

KOMUNIKASI DATA SINYAL DIGITAL

A. Komunikasi Data
Komunikasi data merupakan bagian dari telekomunikasi yang secara khusus berkenaan dengan transmisi atau pemindahan data dan informasi di antara komputer komputer dan piranti-piranti yang lain dalam bentuk digital yang dikirimkan melalui media komunikasi data. Data berarti informasi yang disajikan oleh isyarat digital. Komunikasi data merupakan bagian vital dari suatu masyarakat informasi karena sistem ini menyediakan infrastruktur yang memungkinkan komputer-komputer dapat berkomunikasi satu sama lain.

Komponen Komunikasi Data
• Pengirim, adalah piranti yang mengirimkan data
• Penerima, adalah piranti yang menerima data
• Data, adalah informasi yang akan dipindahkan
• Media pengiriman, adalah media atau saluran yang digunakan untuk mengirimkan data
• Protokol, adalah aturan-aturan yang berfungsi untuk menyelaraskan hubungan.

B. Sinyal Analog dan Sinyal Digital
1. Sinyal Analog
Sinyal analog adalah sinyal data dalam bentuk gelombang yang yang kontinyu, yang membawa informasi dengan mengubah karakteristik gelombang. Dua parameter/ karakteristik terpenting yang dimiliki oleh isyarat analog adalah amplitude dan frekuensi. Isyarat analog biasanya dinyatakan dengan gelombang sinus, mengingat gelombang sinus merupakan dasar untuk semua bentuk isyarat analog. Hal ini didasarkan kenyataan bahwa berdasarkan analisis fourier, suatu sinyal analog dapat diperoleh dari perpaduan sejumlah gelombang sinus. Dengan menggunakan sinyal analog, maka jangkauan transmisi data dapat mencapai jarak yang jauh, tetapi sinyal ini mudah terpengaruh oleh noise. Gelombang pada sinyal analog yang umumnya berbentuk gelombang sinus memiliki tiga variable dasar, yaitu amplitudo, frekuensi dan phase.
• Amplitudo merupakan ukuran tinggi rendahnya tegangan dari sinyal analog.
• Frekuensi adalah jumlah gelombang sinyal analog dalam satuan detik.
• Phase adalah besar sudut dari sinyal analog pada saat tertentu.

2. Sinyal Digital
Sinyal digital merupakan sinyal data dalam bentuk pulsa yang dapat mengalami perubahan yang tiba-tiba dan mempunyai besaran 0 dan 1. Sinyal digital hanya memiliki dua keadaan, yaitu 0 dan 1, sehingga tidak mudah terpengaruh oleh derau/noise, tetapi transmisi dengan sinyal digital hanya mencapai jarak jangkau pengiriman data yang relatif dekat. Biasanya sinyal ini juga dikenal dengan sinyal diskret. Sinyal yang mempunyai dua keadaan ini biasa disebut dengan bit. Bit merupakan istilah khas pada sinyal digital. Sebuah bit dapat berupa nol (0) atau satu (1). Kemungkinan nilai untuk sebuah bit adalah 2 buah (21). Kemungkinan nilai untuk 2 bit adalah sebanyak 4 (22), berupa 00, 01, 10, dan 11. Secara umum, jumlah kemungkinan nilai yang terbentuk oleh kombinasi n bit adalah sebesar 2n buah.
»»  LANJUTKAN BACA...

PLC

PLC (Programmable Logic Controller)
        PLC (Programmable Logic Controller) diperkenalkan pertama kali pada tahun 1969 oleh Richard E. Morley yang merupakan pendiri Modicon Corporation. Menurut National Electrical Manufacturing Assosiation (NEMA) PLC didefinisikan sebagasi suatu perangkat elektronik digital dengan memori yang dapat diprogram untuk menyimpan instruksi-instruksi yang menjalankan fungsi-fungsi spesifik seperti: logika, sekuen, timing, counting, dan aritmatika untuk mengontrol suatu mesin industri atau proses industri sesuai dengan yang diinginkan. PLC mampu mengerjakan suatu proses terus menerus sesuai variabel masukan dan memberikan keputusan sesuai keinginan pemrograman sehingga nilai keluaran tetap terkontrol.
          PLC merupakan “komputer khusus” untuk aplikasi dalam industri, untuk memonitor proses, dan untuk menggantikan hard wiring control dan memiliki bahasa pemrograman sendiri. Akan tetapi PLC tidak sama akan personal computer karena PLC dirancang untuk instalasi dan perawatan oleh teknisi dan ahli listrik di industri yang tidak harus mempunyai skill elektronika yang tinggi dan memberikan fleksibilitas kontrol berdasarkan eksekusi instruksi logika. Karena itulah PLC semakin hari semakin berkembang baik dari segi jumlah input dan output, jumlah memory yang tersedia, kecepatan, komunikasi antar PLC dan cara atau teknik pemrograman. Hampir segala macam proses produksi di bidang industri dapat diotomasi dengan menggunakan PLC. Kecepatan dan akurasi dari operasi bisa meningkat jauh lebih baik menggunakan sistem kontrol ini. Keunggulan dari PLC adalah kemampuannya untuk mengubah dan meniru proses operasi di saat yang bersamaan dengan komunikasi dan pengumpulan informasi-informasi vital.

Operasi pada PLC terdiri dari empat bagian penting:
1. pengamatan nilai input
2. menjalankan program
3. memberikan nilai output
4. pengendalian
         Dari kelebihan diatas PLC juga memiliki kekurangan antara lain yang sering disoroti adalah bahwa untuk memrogram suatu PLC dibutuhkan seseorang yang ahli dan sangat mengerti dengan apa yang dibutuhkan pabrik dan mengerti tentang keamanan atau safety yang harus dipenuhi. Sementara itu orang yang terlatih seperti itu cukup jarang dan pada pemrogramannya harus dilakukan langsung ke tempat dimana server yang terhubung ke PLC berada, sementara itu tidak jarang letak main computer itu di tempat-tempat yang berbahaya. Oleh karena itu diperlukan suatu perangkat yang mampu mengamati, meng-edit serta menjalankan program dari jarak jauh.
»»  LANJUTKAN BACA...

MIKROPROSESOR


Sejarah Mikroprosesor.

  • Th. 1946 : Komputer modern pertama dibuat di University of Pennsylvania USA yang disebut ENIAC (Electronics Numerical Integrator and Calculator
  • ENIAC terdiri dari 17.000 tabung hampa, 500 mil kabel, berat > 30 ton, dapat menjalankan 100.000 operasi per detik, diprogram dengan mengatur jalur kabel pada rangkaiannya.
  • Th. 1948 : Transistor pertama dibuat di Bell Labs, USA.
  • Th. 1958 : IC (Integrated Circuit) pertama dibuat oleh Jack Kilby dari Texas Instrument, USA.
  • Penemuan IC ini mendorong pengembangan IC Digital (1960), dan mikroprosesor pertama oleh Intel (1971)
  • Mikroprosesor pertama di dunia adalah Intel 4004 merupakan prosesor 4-bit, Kebanyakan Kalkulator masih berbasis mikroprosesor 4-bit.
  • Th. 1971 : Intel mengeluarkan mikroprosesor 8-bit yaitu Intel 8008.
  • Th. 1973 : Intel memperkenalkan mikroprosesor 8-bit modern pertama Intel 8080
  •  Th. 1977 : Intel memperkenalkan 8085 yang merupakan mikroprosesor 8-bit terakhir yang dibuat Intel dengan frek.clock dan kecepatan lebih tinggi.
  • Perusahaan lain yang mampu menyaingi Intel 8085 adalah Zilog Corporation dengan Z80.
  • Th. 1978 : Intel mengeluarkan mikroprosesor 16-bit yaitu 8086, setahun kemudian mengeluarkan 8088 dengan kecepatan eksekusi dan memori lebih besar dari 8085, serta mulai digunakannya cache memori (sistem antrian yang mengatur pemberian instruksi sebelum menjalankannya).
  • Intel 8086/8088 disebut juga CISC (Complex Instruction Set Computer) karena jumlah dan kompleksitas instruksinya.
»»  LANJUTKAN BACA...

MPKK

cara merakit komputer


Cara merakit komputer
Persiapan yang baik akan memudahkan dalam perakitan komputer serta menghindari permasalahan yang mungkin timbul.Hal yang terkait dalam persiapan meliputi:
  1. Penentuan Konfigurasi Komputer
  2. Persiapan Kompunen dan perlengkapan
  3. Pengamanan
Penentuan Konfigurasi Komputer
Konfigurasi komputer berkait dengan penentuan jenis komponen dan fitur dari komputer serta bagaimana seluruh komponen dapat bekerja sebagai sebuah sistem komputer sesuai keinginan kita.Penentuan komponen dimulai dari jenis prosessor, motherboard, lalu komponen lainnya. Faktor kesesuaian atau kompatibilitas dari komponen terhadap motherboard harus diperhatikan, karena setiap jenis motherboard mendukung jenis prosessor, modul memori, port dan I/O bus yang berbeda-beda.
Persiapan Komponen dan Perlengkapan
Komponen komputer beserta perlengkapan untuk perakitan dipersiapkan untuk perakitan dipersiapkan lebih dulu untuk memudahkan perakitan. Perlengkapan yang disiapkan terdiri dari:
  • Komponen komputer
  • Kelengkapan komponen seperti kabel, sekerup, jumper, baut dan sebagainya
  • Buku manual dan referensi dari komponen
  • Alat bantu berupa obeng pipih dan philips
Software sistem operasi, device driver dan program aplikasi.
rakit2.jpg
Buku manual diperlukan sebagai rujukan untuk mengatahui diagram posisi dari elemen koneksi (konektor, port dan slot) dan elemen konfigurasi (jumper dan switch) beserta cara setting jumper dan switch yang sesuai untuk komputer yang dirakit.Diskette atau CD Software diperlukan untuk menginstall Sistem Operasi, device driver dari piranti, dan program aplikasi pada komputer yang selesai dirakit.
Pengamanan
Tindakan pengamanan diperlukan untuk menghindari masalah seperti kerusakan komponen oleh muatan listrik statis, jatuh, panas berlebihan atau tumpahan cairan.Pencegahan kerusakan karena listrik statis dengan cara:
  • Menggunakan gelang anti statis atau menyentuh permukaan logam pada casing sebelum memegang komponen untuk membuang muatan statis.
  • Tidak menyentuh langsung komponen elektronik, konektor atau jalur rangkaian tetapi memegang pada badan logam atau plastik yang terdapat pada komponen.
rakit3.jpg
Perakitan
Tahapan proses pada perakitan komputer terdiri dari:
  1. Penyiapan motherboard
  2. Memasang Prosessor
  3. Memasang heatsink
  4. Memasang Modul Memori
  5. memasang Motherboard pada Casing
  6. Memasang Power Supply
  7. Memasang Kabel Motherboard dan Casing
  8. Memasang Drive
  9. Memasang card Adapter
  10. Penyelesaian Akhir
 1. Penyiapan motherboard
Periksa buku manual motherboard untuk mengetahui posisi jumper untuk pengaturan CPU speed, speed multiplier dan tegangan masukan ke motherboard. Atur seting jumper sesuai petunjuk, kesalahan mengatur jumper tegangan dapat merusak prosessor.
rakit4.jpg
2. Memasang Prosessor
Prosessor lebih mudah dipasang sebelum motherboard menempati casing. Cara memasang prosessor jenis socket dan slot berbeda.Jenis socket
  1. Tentukan posisi pin 1 pada prosessor dan socket prosessor di motherboard, umumnya terletak di pojok yang ditandai dengan titik, segitiga atau lekukan.
  2. Tegakkan posisi tuas pengunci socket untuk membuka.
  3. Masukkan prosessor ke socket dengan lebih dulu menyelaraskan posisi kaki-kaki prosessor dengan lubang socket. rapatkan hingga tidak terdapat celah antara prosessor dengan socket.
  4. Turunkan kembali tuas pengunci.
rakit5.jpg
Jenis Slot
  1. Pasang penyangga (bracket) pada dua ujung slot di motherboard sehingga posisi lubang pasak bertemu dengan lubang di motherboard
  2. Masukkan pasak kemudian pengunci pasak pada lubang pasak
Selipkan card prosessor di antara kedua penahan dan tekan hingga tepat masuk ke lubang slot.
rakit6.jpg
3. Memasang Heatsink
Fungsi heatsink adalah membuang panas yang dihasilkan oleh prosessor lewat konduksi panas dari prosessor ke heatsink.Untuk mengoptimalkan pemindahan panas maka heatsink harus dipasang rapat pada bagian atas prosessor dengan beberapa clip sebagai penahan sedangkan permukaan kontak pada heatsink dilapisi gen penghantar panas.Bila heatsink dilengkapi dengan fan maka konektor power pada fan dihubungkan ke konektor fan pada motherboard. 
rakit16.jpg
4. Memasang Modul Memori
Modul memori umumnya dipasang berurutan dari nomor socket terkecil. Urutan pemasangan dapat dilihat dari diagram motherboard.Setiap jenis modul memori yakni SIMM, DIMM dan RIMM dapat dibedakan dengan posisi lekukan pada sisi dan bawah pada modul.Cara memasang untuk tiap jenis modul memori sebagai berikut.
Jenis SIMM
  1. Sesuaikan posisi lekukan pada modul dengan tonjolan pada slot.
  2. Masukkan modul dengan membuat sudut miring 45 derajat terhadap slot
  3. Dorong hingga modul tegak pada slot, tuas pengunci pada slot akan otomatis mengunci modul.
rakit7.jpg
rakit8.jpg
Jenis DIMM dan RIMM
Cara memasang modul DIMM dan RIMM sama dan hanya ada satu cara sehingga tidak akan terbalik karena ada dua lekukan sebagai panduan. Perbedaanya DIMM dan RIMM pada posisi lekukan
  1. Rebahkan kait pengunci pada ujung slot
  2. sesuaikan posisi lekukan pada konektor modul dengan tonjolan pada slot. lalu masukkan modul ke slot.
  3. Kait pengunci secara otomatis mengunci modul pada slot bila modul sudah tepat terpasang.
 
rakit9.jpg
rakit10.jpg
  5. Memasang Motherboard pada Casing
Motherboard dipasang ke casing dengan sekerup dan dudukan (standoff). Cara pemasangannya sebagai berikut:
  1. Tentukan posisi lubang untuk setiap dudukan plastik dan logam. Lubang untuk dudukan logam (metal spacer) ditandai dengan cincin pada tepi lubang.
  2. Pasang dudukan logam atau plastik pada tray casing sesuai dengan posisi setiap lubang dudukan yang sesuai pada motherboard.
  3. Tempatkan motherboard pada tray casing sehinga kepala dudukan keluar dari lubang pada motherboard. Pasang sekerup pengunci pada setiap dudukan logam.
  4. Pasang bingkai port I/O (I/O sheild) pada motherboard jika ada.
  5. Pasang tray casing yang sudah terpasang motherboard pada casing dan kunci dengan sekerup.
  
rakit11.jpg
  6. Memasang Power Supply
Beberapa jenis casing sudah dilengkapi power supply. Bila power supply belum disertakan maka cara pemasangannya sebagai berikut:
  1. Masukkan power supply pada rak di bagian belakang casing. Pasang ke empat buah sekerup pengunci.
  2. HUbungkan konektor power dari power supply ke motherboard. Konektor power jenis ATX hanya memiliki satu cara pemasangan sehingga tidak akan terbalik. Untuk jenis non ATX dengan dua konektor yang terpisah maka kabel-kabel ground warna hitam harus ditempatkan bersisian dan dipasang pada bagian tengah dari konektor power motherboard. Hubungkan kabel daya untuk fan, jika memakai fan untuk pendingin CPU.
rakit12.jpg
7. Memasang Kabel Motherboard dan Casing
Setelah motherboard terpasang di casing langkah selanjutnya adalah memasang kabel I/O pada motherboard dan panel dengan casing.
  1. Pasang kabel data untuk floppy drive pada konektor pengontrol floppy di motherboard
  2. Pasang kabel IDE untuk pada konektor IDE primary dan secondary pada motherboard.
  3. Untuk motherboard non ATX. Pasang kabel port serial dan pararel pada konektor di motherboard. Perhatikan posisi pin 1 untuk memasang.
  4. Pada bagian belakang casing terdapat lubang untuk memasang port tambahan jenis non slot. Buka sekerup pengunci pelat tertutup lubang port lalumasukkan port konektor yang ingin dipasang dan pasang sekerup kembali.
  5. Bila port mouse belum tersedia di belakang casing maka card konektor mouse harus dipasang lalu dihubungkan dengan konektor mouse pada motherboard.
  6. Hubungan kabel konektor dari switch di panel depan casing, LED, speaker internal dan port yang terpasang di depan casing bila ada ke motherboard. Periksa diagram motherboard untuk mencari lokasi konektor yang tepat.
rakit13.jpg
rakit14.jpg
rakit15.jpg
8. Memasang Drive
Prosedur memasang drive hardisk, floppy, CD ROM, CD-RW atau DVD adalah sama sebagai berikut:
  1. Copot pelet penutup bay drive (ruang untuk drive pada casing)
  2. Masukkan drive dari depan bay dengan terlebih dahulu mengatur seting jumper (sebagai master atau slave) pada drive.
  3. Sesuaikan posisi lubang sekerup di drive dan casing lalu pasang sekerup penahan drive.
  4. Hubungkan konektor kabel IDE ke drive dan konektor di motherboard (konektor primary dipakai lebih dulu)
  5. Ulangi langkah 1 samapai 4 untuk setiap pemasangan drive.
  6. Bila kabel IDE terhubung ke du drive pastikan perbedaan seting jumper keduanya yakni drive pertama diset sebagai master dan lainnya sebagai slave.
  7. Konektor IDE secondary pada motherboard dapat dipakai untuk menghubungkan dua drive tambahan.
  8. Floppy drive dihubungkan ke konektor khusus floppy di motherboard
Sambungkan kabel power dari catu daya ke masing-masing drive.
rakit17.jpg
9. Memasang Card Adapter
Card adapter yang umum dipasang adalah video card, sound, network, modem dan SCSI adapter. Video card umumnya harus dipasang dan diinstall sebelum card adapter lainnya.Cara memasang adapter:
  1. Pegang card adapter pada tepi, hindari menyentuh komponen atau rangkaian elektronik. Tekan card hingga konektor tepat masuk pada slot ekspansi di motherboard
  2. Pasang sekerup penahan card ke casing
  3. Hubungkan kembali kabel internal pada card, bila ada.
rakit18.jpg
10. Penyelessaian Akhir
  1. Pasang penutup casing dengan menggeser
  2. sambungkan kabel dari catu daya ke soket dinding.
  3. Pasang konektor monitor ke port video card.
  4. Pasang konektor kabel telepon ke port modem bila ada.
  5. Hubungkan konektor kabel keyboard dan konektor mouse ke port mouse atau poert serial (tergantung jenis mouse).
  6. Hubungkan piranti eksternal lainnya seperti speaker, joystick, dan microphone bila ada ke port yang sesuai. Periksa manual dari card adapter untuk memastikan lokasi port.
 
rakit19.jpg
Pengujian
Komputer yang baru selesai dirakit dapat diuji dengan menjalankan program setup BIOS. Cara melakukan pengujian dengan program BIOS sebagai berikut:
  1. Hidupkan monitor lalu unit sistem. Perhatikan tampilan monitor dan suara dari speaker.
  2. Program FOST dari BIOS secara otomatis akan mendeteksi hardware yang terpasang dikomputer. Bila terdapat kesalahan maka tampilan monitor kosong dan speaker mengeluarkan bunyi beep secara teratur sebagai kode indikasi kesalahan. Periksa referensi kode BIOS untuk mengetahui indikasi kesalahan yang dimaksud oleh kode beep.
  3. Jika tidak terjadi kesalahan maka monitor menampilkan proses eksekusi dari program POST. ekan tombol interupsi BIOS sesuai petunjuk di layar untuk masuk ke program setup BIOS.
  4. Periksa semua hasil deteksi hardware oleh program setup BIOS. Beberapa seting mungkin harus dirubah nilainya terutama kapasitas hardisk dan boot sequence.
  5. Simpan perubahan seting dan keluar dari setup BIOS.
Setelah keluar dari setup BIOS, komputer akan meload Sistem OPerasi dengan urutan pencarian sesuai seting boot sequence pada BIOS. Masukkan diskette atau CD Bootable yang berisi sistem operasi pada drive pencarian.
Penanganan Masalah
Permasalahan yang umum terjadi dalam perakitan komputer dan penanganannya antara lain:
  1. Komputer atau monitor tidak menyala, kemungkinan disebabkan oleh switch atau kabel daya belum terhubung.
  2. Card adapter yang tidak terdeteksi disebabkan oleh pemasangan card belum pas ke slot/
LED dari hardisk, floppy atau CD menyala terus disebabkan kesalahan pemasangan kabel konektor atau ada pin yang belum pas terhubung.  Selamat Mencoba dan Semoga Bermanfaat.
»»  LANJUTKAN BACA...